Selasa, 02 April 2013

Tugas Sofskill B. Inggris bisnis 2

Tugas Softkill
Tuliskan 5 kata berawalan In yang memiliki arti berbeda dengan kata Dasarnya!

Contoh : Incoporate yang artinya menggabungkan berbeda arti dengan kata dasarnya corporate yang artinya perusahaan.

1.      Invoice = Faktur/ Surat permintaan kiriman barang
Memiliki arti berbeda dengan Kata dasarnya Voice = suara
2.      Income = Pendapatan/ penghasilan
Memiliki arti berbeda dengan Kata dasarnya Come = Datang/tiba/sampai
3.      Inhale = menghisap udara, menghirup
Memiliki arti berbeda dengan Kata dasarnya hale = sehat
4.      Inform = memberitahu
Memiliki arti berbeda dengan Kata dasarnya form = bentuk/formulir/format
5.      Indeed = memang/sesungguhnya       
             Memiliki arti berbeda dengan Kata dasarnya deed = perbuatan/kelakuan

Rabu, 16 Januari 2013

Tugas softskill 4 Bahasa Indonesia 2

Tugas Mahasiswa adalah :
1. Beri contoh outline atau kerangka karangan berdasarkan bidang kajian kalian (akuntansi,
     keuangan, pajak, dsb).
2. Kembangkan outline tersebut dengan pemikiran yang sistematis, kelogisan, dan relevansi  
     serta terpusat pada tema yang ditentukan.
3. Outline dikembangkan dengan singkat, jelas, dan menggunakan kalimat efektif.
     Perhatikan letak kalimat utama, setiap paragraf hanya cukup 1 kalimat topik.

Topik penulisan : Perbankan syariah di Indonesia

1.      Sejarah lahirnya perbankan syariah di Indonesia
1.1  Latar Belakang Lahirnya perbankan syariah di Dunia dan di Indonesia
2.      Pemahaman tentang perbankan syariah
1.1  Pengertian perbankan syariah
1.2  Bank pertama perintis perbankan syariah di indonesia
1.3  Prinsip-prinsip perbankan syariah
1.4  UU yang mengatur perbankan syariah
3.       Perkembangan Perbankan syariah di Indonesia
1.1  Target pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia
1.2  Perkembangan dari tahun ke tahun
1.3  Prediksi pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia di masa yang akan datang
4.      Inovasi-inovasi yang dilakukan
1.1  Memperluas jaringan ATM syariah
1.2  Dibentuknya Kartu kredit syariah
5.      Manfaat bagi Masyarakat
1.1  Perbankan syariah merupakan perbankan yang menggunakan syariat Islam

  
Bab 1
Pendahuluan

1.1              Latar Belakang Masalah
Perkembangan Perekonomian Indonesia yang semakin pesat sekarang ini, telah membuat banyak masyarakat mengalami kenaikan secara finansial, sehingga banyak dari masyarakat yang mulai menyimpan sebagian uangnya ke bank - bank Konvensional. Mayoritas Penduduk Indonesia adalah beragama Islam yang di dalam ajarannya melarang adanya bunga uang sepertinya contoh halnya bunga yang di berikan oleh bank-bank konvensional menjadi salah satu faktor dirintisnya perbankan syariah di Indonesia, karena perbankan syariah dilandasi unsur-unsur syariat Islam yang lebih mengutamakan sistem bagi hasil sehingga tidak dilarang dalam ajaran Islam.

Bab 2
Pemahaman Tentang perbankan syariah

1.1              Pengertian Perbankan Syariah
Perbankan syariah adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariat dan hukum Islam, yaitu sistem yang melarang memungut dan meminjam uang dengan bunga. Prinsip yang di pakai dalam perbankan syariat adalah sistem bagi hasil.
1.2              Bank Pertama Perintis Perbankan Syariah di Indonesia
Di Indonesia bank syariah dipelopori oleh bank yang diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah serta dukungan Ikatan Cendrakiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan beberapa pengusaha muslim.
1.3              Prinsip-prinsip Perbankan syariah
Prinsip-prinsip bank syariah yaitu
1.      Prinsip Titipan atau Simpanan (Al-Wadiah )
2.      Prinsip Bagi Hasil ( Profit Sharing )
3.      Prinsip Jual-Beli ( Al-Tijarah )
4.      Prinsip Sewa ( Al-Ijarah )
1.4              Undang- undang Yang Mengatur Perbankan Syariah
Undang-undang Nomor 10 tahun 1998 yang merupakan amandemen dari Undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan dan Undang-undang nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia,  telah memberi landasan lebih kuat bagi keberadaan Bank Syariah.

Bab 3
Perkembangan Perbankan Syariah Di Indonesia

1.1              Target Pangsa Pasar Perbankan Syariah Di Indonesia
Target Pangsa Pasar yang ingin di capai perbankan syariah di Indonesia adalah seluruh lapisan masyarakat. Perbankan syariah akan lebih memperkenalkan sistem keuangan syariah kepada masyarakat terutama kalangan dunia usaha karena merekalah yang mendominan menguasai dana di bank, sehingga di harapkan banyak dari mereka yang beralih ke bank syariah.
1.2              Perkembangan Dari Tahun ke Tahun            
Beberapa tahun belakangan, perbankan syariah menjunjukan tren yang terus meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya bank konvensional yang mendirikan anak perusahaan perbankan syariah seperti bank Mandiri syariah, bank BNI Syariah yang menandakan bahwa masyarakat semakin tertarik kepada perbankan syariah.
1.3              Prediksi Pertumbuhan Perbankan Syariah Di Indonesia
Pertumbuhan perbankan Di indonesia cukup membanggakan, diprediksikan bawa pertumbuhan perbankan syariah akan terus berlanjut dan pertumbuhan tersebut bisa mengalahkan pertumbuhan bank konvvensional di Indonesia
  
Bab 4
Inovasi-Inovasi Yang Di Lakukan

1.1       Memperluas Jaringan ATM syariah
Perbankan sudah memberikan kemudahan-kemudahan ke nasabah agar dapat melakukan transaksi dimana saja. Bank syariah juga ingin memberikan kepada para nasabahnya agar dapat melakukan transaksi dengan mudah yaitu dengan menggunakan ATM. Saat ini banyak bank-bank syariah yang sudah tergabung kedalam ATM bersama yang dapat di akses di seluruh Indonesia.
1.2              Dibentuknya Kartu Kredit Syariah
Bank syariah tidak ingin ketinggalan dalam menyediakan solusi bagi nasabahnya dengan menghadirkan kartu kredit iB. Pemegang kartu kredit iB menikmati layanan dan fasilitas yang sama mudahnya dengan pemegang kartu kredit pada umumnya. Kartu kredit iB yang saat ini ada di dukung oleh 3 jenis skema perjanjian yang menjadi dasar kesyariahannya. Jenis perjanjian terdiri dari penjaminan atas transaksi dengan merchant atau pinjaman dana atas fasilitas penarikan uang tunai atau sewa atas jasa sistem pembayaran.

Bab 5
Manfaat Bagi Masyarakat

1.1              Perbankan syariah merupakan perbankan yang menggunakan syariat Islam
Perbankan syariah untuk Beberapa Masyarakat khususnya yang beragama Islam sangat bermanfaat, hal ini dikarenakan mereka merasa nyaman karena bisa menyimpan uangnya secara aman sekaligus dapat menjalannya menyimpanan dan transaksi dengan ketentuan syariat Islam.



Rabu, 09 Januari 2013

Tantangan perbankan 2013



Tahun 2012 telah berlalu dengan menorehkan kinerja bank nasional yang gemilang. Bagaimana prospek perbankan nasional pada tahun ular air 2013?

Krisis global belum usai walau Pemerintah Amerika Serikat lepas dari jurang fiskal (fiscal cliff) setelah parlemen menyepakati rancangan undang- undang mencegah kenaikan pajak besar-besaran dan menunda pemangkasan belanja negara. Jurang fiskal adalah kombinasi dari serangkaian peningkatan pajak dan pemangkasan anggaran yang dijadwalkan efektif secara otomatis pada 1 Januari 2013.

Krisis kawasan Eropa juga belum tampak ujungnya. Rintangan di dalam negeri pun masih menganga seperti defisit neraca perdagangan Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan defisit neraca perdagangan mencapai USD478,4 juta per November 2012.Artinya, impor USD16,92 miliar jauh lebih besar daripada ekspor Rp16,44 miliar. Bagaimana kinerja bank nasional?

Menurut Statistik Perbankan Indonesia per Oktober 2012 yang terbit pada 12 Desember 2012,kredit tumbuh sangat subur 22,40% dari Rp2.028,14 triliun per Oktober 2011 menjadi Rp2.482,52 triliun per Oktober 2012. Pertumbuhan itu mengangkat rasio antara kredit dan DPK (loan to deposit ratio/LDR) dari 81,03% per Oktober 2011 menjadi 83,78% per Oktober 2012.Tegasnya, bank nasional sudah melewati LDR minimal 78% sebagaimana disyaratkan Bank Indonesia (BI) untuk menggeber kinerja kredit pada kisaran LDR 78–100%.

Apa artinya LDR minimal 78%? Artinya, ketika suatu bank dapat menghimpun DPK Rp100 triliun, bank tersebut wajib menyalurkan kredit minimal Rp78 triliun. Bagaimana LDR menurut kelompok bank? Kelompok bank yang telah memenuhi syarat minimal 78% adalah bank campuran 112,12%,bank asing 107,55%, bank persero 83,72%, BUSN nondevisa 85,01%, dan BUSN devisa 82,22%. Kelompok bank itu telah berhasil mengemban fungsi mereka sebagai intermediasi keuangan.Sayangnya, BPD belum memenuhi syarat itu dengan LDR 66,28% di tengah rata-rata industri 83,78%.

Prospek 2013

Kalau begitu, bagaimana prospek perbankan nasional pada 2013? Tahun depan bukan hanya sarat rintangan, tetapi juga tantangan! Pertama,pertumbuhan kredit bakal jalan di tempat. Mengingat pelambatan ekonomi global,bank nasional mulai memasang target pertumbuhan kredit tak terlalu tinggi sekitar 22%. Itu sepadan dengan kinerja kredit saat ini.Tengok saja, BRI menetapkan pertumbuhan kredit 22–23%, BNI 19–22%, Bank Mandiri 20–22%, dan BTN 25–30%. Itu menegaskan bahwa bank nasional papan atas tampak berhati- hati.

Namun itu tetap mengesankan optimisme dalam menggarap bisnis 2013. Kedua, pertarungan dana pihak ketiga (DPK) makin berat. Pertumbuhan DPK juga amat subur 18,39% dari Rp2.502,99 triliun per Oktober 2011 menjadi Rp2.963,23 triliun per Oktober 2012. Data menggambarkan bahwa pertumbuhan tahunan DPK terus menipis dari 20,97% per Agustus 2012 menjadi 19,64% per September 2012 dan 18,39% per Oktober 2012. Hal itu menyiratkan perang penghimpunan DPK akan kian sengit.

Menurut BI,dana untuk menyalurkan kredit ternyata 91% bersumber dari DPK.Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat 52% dari total simpanan Rp3.037,80 triliun per Agustus 2012 bernonimal di atas Rp2 miliar. Artinya, sebagian simpanan itu di luar skema penjaminan LPS. Itu berisiko tinggi. Mengapa? Karena simpanan itu tidak akan diganti LPS manakala bank penyimpan dana itu jatuh pailit.

Menurut LPS, kriteria simpanan yang layak bayar wajib memenuhi tiga syarat, yakni tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi suku bunga penjaminan dan tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.Kini suku bunga deposito rupiah 5,5%, valuta asing (valas) 1% untuk bank komersial dan 8% untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berlaku 15 Desember 2012 hingga 14 Januari 2013.

Ketiga, aturan main makin ketat. Harus diakui industri perbankan nasional memang diatur sedemikian ketat (highly regulated).Pada 2012,BI telah menerbitkan berbagai aturan seperti devisa hasil ekspor, loan to value (LTV), kebijakan kepemilikan tunggal (single presence policy/SPP), kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kantor bank tanpa fisik (branchless banking), suku bunga dasar kredit (SBDK) (prime lending rates), dan kecukupan modal minimum (capital adequacy ratio/CAR).

Ingatlah selalu bahwa industri perbankan begitu sarat dengan unsur kepercayaan. Untuk itu, BI wajib tiada henti memelihara tingkat kepercayaan pasar terhadap bank nasional. Sebaliknya, BI pun wajib melindungi kepentingan nasabah yang menyimpan dana berupa giro, tabungan dan deposito. Tentu saja, deretan aturan itu bisa membuat bank nasional tarik napas dalam-dalam alias meningkatkan penghematan habis-habisan.

Kenapa begitu? Mengingat untuk ekspansi, aturan izin berjenjang (multi-license) mensyaratkan modal inti (tier I) yang lebih perkasa, penghasilan bunga bersih (net interest margin/NIM) yang lebih mini dantingkatefisiensilebihtinggi yang tampak pada rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO). Dengan bahasa lebih bening, pembukaan kantor cabang baru tidak lagi segampang selama ini. Padahal kantor merupakan salah satu saluran distribusi penting dalam menangkap bisnis yang basah.

Tantangan

Namun selain potensi risiko atau rintangan,sejatinya,bank nasional pun menghadapi aneka tantangan yang bisa diubah menjadi peluang bisnis yang manis. Pertama,wali amanat (trustee). Bank nasional yang bermodal inti minimal Rp5 triliun bakal tersenyum riang karena memperoleh kesempatan untuk mengelola devisa hasil ekspor (DHE) nasabah.

Hal ini bertujuan final untuk menggenjot DHE yang selama ini masih banyak nongkrong di bank asing di luar negeri. Dengan menjadi wali amanat, bank nasional dapat memutar DHE di sejumlah instrumen investasi. Sebut saja produk tresuri (placement), cash management danwealthmanagement. Langkah operasional ini sudah barang tentu akan membuahkan pendapatan nonbunga (feebased income) yang gurih. Kedua, kredit UMKM. BI segera menetapkan SBDK kredit mikro mengingat saat ini suku bunga kredit mikro masih dinilai tinggi sekitar 30%.

Dengan demikian,suku bunga kredit mikro dapat didorong terus menipis yang menguntungkan nasabah.Terlebih BI juga mewajibkan bank nasional untuk menyalurkan kredit UMKM minimal 20% dari kredit produktif (kredit modal kerja dan kredit investasi). Akibatnya, kredit UMKM diharapkan melejit yang kini naik 13,00% dari Rp439,85 triliun per Oktober 2011 menjadi Rp497,04 triliun per Oktober 2012.

Namun jangan lupa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengawasi konglomerasi bank yang memiliki banyak perusahaan anak baik di sektor keuangan maupun nonkeuangan. Lirik saja banyak bank nasional papan atas memiliki perusahaan anak di bidang asuransi, pembiayaan (multifinance), sekuritasatauperbankansyariah.

Katakanlah, BNI, Bank Mandiri, BRI dan BCA. Pengawasan semacam itu pasti menuntut bank nasional untuk terus meningkatkan manajemen risiko.Tak berhenti di situ. Bank nasional suka tidak suka perlu meningkatkan asas kepatuhan (compliance). Kedua senjata itu wajib terus-menerus diasah. Alhasil, meskipun segunung rintangan menghadang, bank nasional tetap mampu bersaing dengan trengginas untuk menggapai kinerja unggul.Ini bukan mimpi.

PAUL SUTARYONO
Pengamat Perbankan &
Mantan Assistant Vice President BNI  


Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/news/tantangan-perbankan-2013           

Kamis, 27 Desember 2012

Ini Dia 50 Emiten Terbaik di Indonesia


             Sumber : Google

JAKARTA - 50 emiten alias perusahaan terbuka dinobatkan menjadi yang terbaik versi Forbes Indonesia. Ke-50 perusahaan ini diberi gelar yang terbaik karena performa mereka yang terdaftar di bursa.

"Kami sangat senang dan terhormat untuk memberikan penghargaan ini kepaada 50 peusahaan terbaik di Indonesia, acara ini menunjukkan munculnya perusahaan jelas dunia di Indonesia dan menunjukkan bahwa negara ini kian penting dalam komunitas bisnis global," kata Chief Editorial Advisor Forbes Indonesia Justin Boebele, di Hotel Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Kamis (5/12/2012).

Perusahaan yang terpilih dilihat dari kinerja jangka panjang para perusahaan kandidat, seperti pertumbuhan pendapatan, laba dan tingkat imbal hasil bagi pemegang saham. Sehingga untuk bisa masuk dalam daftar, suatu perusahaan harus memiliki performa secara keseluruhan yang bagus, buka hanya dari satu atau dua indikator saja, dan pihaknya juga melihat kinerja jangka panjang.

Adapun ke-50 perusahaan tersebut dinilai sebagai yang terbaik di Indonesia serta masuk dalam daftar "best of the best". Dalam perhelatan tersebut, dibuka oleh Direktur Group Mayapada Dr Tahir yang merupakan pemilik mayoritas PT Wahana Mediatama sebagai pemegang lisensi Forbes Indonesia.

Selain itu, dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, 400 tamu undangan, termasuk 50 perusahaan yang masuk dalam daftar. Berikut daftar 50 emiten terbaik 2012 versi Forbes Indonesia:

1. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dengan pendapatan USD99 juta dan laba USD28 juta.
2. PT BW Plantation Tbk (BWPT) dengan pendapatan USD98 juta dan laba USD35 juta.
3. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dengan pendapatan USD267 juta dan laba USD31 juta.
4. PT AKR Corporindo Tbk (AKR) dengan pendapatan USD2,069 miliar dan laba USD252 juta.
5. PT Maskapai Reasuransi Indonesia (MREI) dengan pendapatan USD58 juta dan laba USD7 juta.
6. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dengan pendapatan USD152 juta dan laba USD66 juta.
7. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dengan pendapatan USD1,040 miliar dan laba USD52 juta.8. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) dengan pendapatan USD2,079 miliar dan laba USD184 juta.
9. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dengan pendapatan USD317 juta dan laba USD28 juta.
10. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dengan pendapatan USD455 juta dan laba USD67 juta.

11. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) dengan pendapatan USD99 juta dan laba USD8 juta.
12. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) dengan pendapatan USD1,735 miliar dan laba USD89 juta.
13. PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) dengan pendapatan USD56 juta dan laba USD9 juta.
14. PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dengan pendapatan USD841 juta dan laba USD27 juta.
15. PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) dengan pendapatan USD204 juta dan laba USD56 juta.
16. PT Resource Alam Indonesia Tbk (RAIN) dengan pendapatan USD234 juta dan laba USD50 juta.
17. PT United Tractors Tbk dengan pendapatan USD6,056 miliar dan laba USD649 juta.
18. PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) dengan pendapatan USD68 juta dan laba USD10 juta.
19. PT Ekadharma International Tbk (EKAD) dengan pendapatan USD36 juta dan laba USD3 juta.
20. PT Intraco Penta Tbk (INTA) dengan pendapatan USD352 juta dan laba USD15 juta.

21. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) dengan pendapatan USD126 juta dan laba USD36 juta.
22. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan pendapatan USD182 juta dan laba USD31 juta.
23. PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) dengan pendapatan USD107 juta dan laba USD52 juta.
24. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dengan pendapatan USD852 juta dan laba USD39 juta.
25. PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) dengan pendapatan USD517 juta dan laba USD45 juta.
26. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (ALFA) dengan pendapatan USD2,005 miliar dan laba USD40 juta.
27. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dengan pendapatan USD254 juta dan laba USD100 juta.
28. PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) dengan pendapatan USD69 juta dan laba USD3 juta.
29. PT Eksploitasi Energy Indonesia Tbk (CNKO) dengan pendapatan USD114 juta dan laba USD10 juta.
30. PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) dengan pendapatan USD828 juta dan laba USD117 juta.

31. PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) dengan pendapatan USD89 juta dan laba USD13 juta.
32. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) dengan pendapatan USD32 juta dan laba USD3 juta.
33. PT Sentul City Tbk (BKSL) dengan pendapatan USD50 juta dan laba USD15 juta.
34. PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dengan pendapatan USD61 juta dan laba USD13 juta.
35. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dengan pendapatan USD421 juta dan laba USD64 juta.
36. PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) dengan pendapatan USD40 juta dan laba USD11 juta.
37. PT Bank Windu Kentjana International Tbk (MCOR) dengan pendapatan USD58 juta dan laba USD4 juta.
38. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan pendapatan USD309 juta dan laba USD92 juta.
39. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) dengan pendapatan USD458 juta dan laba USD7 juta.
40. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan pendapatan USD1,975 miliar dan laba USD259 juta.

41. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dengan pendapatan USD365 juta dan laba USD25 juta.
42. PT Indospring Tbk (INDS) dengan pendapatan USD136 juta dan laba USD13 juta.
43. PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) dengan pendapatan USD98 juta dan laba USD38 juta.
44. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dengan pendapatan USD290 juta dan laba USD23 juta.
45. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) dengan pendapatan USD782 juta dan laba USD33 juta.
46. PT ABM Investama Tbk (ABMM) dengan pendapatan USD753 juta dan laba USD55 juta.
47. PT Atlas Resources Tbk (ARII) dengan pendapatan USD88 juta dan laba USD4 juta.
48. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan pendapatan USD842 juta dan laba USD154 juta.
49. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dengan pendapatan USD2,120 miliar dan laba USD8 juta.
50. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan pendapatan USD1,720 miliar dan laba USD68 juta. (ade)


Sumber : http://economy.okezone.com/read/2012/12/06/278/728561/ini-dia-50-emiten-terbaik-di-indonesia

Ini 10 CEO Terburuk Sepanjang 2012

NEW YORK - Tak selamanya seseorang yang didapuk memegang kepemimpinan sukses menjalankan sebuah perusahaan. Faktanya, ada beberapa Chief Executive Officer (CEO) yang dinilai buruk selama memimpin perusahaannya sepanjang 2012.

Majalah Forbes merilis daftar CEO terburuk sepanjang 2012, Selasa (25/12/2012). Penilaian ini didasarkan pada kinerja perusahaan, kesalahan strategi, atau skandal yang menjerat sang kepala ekskutif. Berikut daftar CEO terburuk pilihan Forbes:

1. Aubrey McClendon, CEO Chesapeake Energy.Selama kepemimpinannya, saham Chesapeake anjlok hinnga 20 persen tahun ini. Hal tersebut dikarenakan perilaku CEO yang korup. McClendon membawa USD500 juta yang digunakan untuk keperluan pribadi, dia juga diduga menjalankan bisnis hedge fund rahasia dengan menggunakan uang perusahaan senilai USD200 juta.

Tak hanya itu, beberapa perilakunya bahkan sampai merugikan perusahaan, seperti menggunakan pesawat jet perusahaan untuk perjalanan pribadinya. Atas segala tindakannya, akhirnya dia mengundurkan diri pada Mei 2012.

2. Brian Dunn, CEO Best Buy.

Dunn dinilai tidak berhasil dalam mengalahkan para pesaingnya seperti Wal-Mart, Apple, sampai Amazon. Hal ini disebabkan Dunn terlambat mengoperasikan bisnis perdagangan online. Akibatnya, penjualan turun dan beban melonjak, bahkan cadangan kas perusahaan turun hingga 85 persen. Selain itu dirinya juga terlibat skandal dengan karyawannya yang membuatnya harus mundur pada Mei 2012.

3. Andrea Jung, CEO Avon.

Selama dia menjabat, saham perusahaan telah jatuh dari USD30 di Mei 2011 menjadi USD14. Selain itu pendapatan Avon turun 81 persen sepanjang kuartal III-2012, prestasinya kian terjungkal saat dia membuat kesalahan fatal menolak rencana akuisisi dari perusahaan kosmetik Prancis, Coty sebesar USD10,7 miliar. Padahal, langkah ini bisa menjadi strategi Avon untuk bangkit.

4. Mark Pincus, CEO Zynga.

Sejak menggelar Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana Desember 2011, saham Zynga anjlok dari USD10 menjadi USD2,4 per lembar. Produsen game online ini tak bisa mempertahankan jumlah pengguna sehingga pendapatan per penggunanya anjlok.

Selain itu, dia juga membeli situs game online OMGPOP dengan harga hampir USD200 juta, namun kemudian ditulis hanya 50 persen dari harga aslinya. Hal tersebut membawa Zynga saat ini berada di bawah bayang-bayang Facebook, tanpa berusaha untuk ekspansi.

5. Rodrigo Rato, Presiden Bankia.

Meskipun dia bukan seorang CEO, namun karena tindakannya, telah membuatnya masuk ke dalam CEO terburuk. Rato adalah mantan menteri keuangan Spanyol dan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF). Dia menjual saham kepada 300 ribu investor kecil yang sebagian besar adalah klien bank.

Dia mengatakan bahwa bank tersebut "sehat", namun kenyataannya bank tersebut terkena bailout dan harus diselamatkan oleh pemerintah Spanyol. Selama kepemimpinannya, bank mengalami kerugian hingga tiga miliar euro.

6. Ronald Johnson, CEO JC Penny.

Mantan Kepala bisnis ritel Apple tersebut telah membuat harga saham JC Penny anjlok hingga 50 persen di awal tahun. Kemudian dalam kuartal III perusahaan harus kehilangan USD203 juta, dibandingkan dengan laba kuartal III sebesar USD186 juta tahun lalu. Selain itu penjualan toko juga ambles sebesar 26 persen, serta penjualan online turun 37 persen pada kuartal ketiga.

7. Nancy Brinker, mantan CEO Susan G Komen The Cure.

Brinker bertanggung jawab atas kegiatan amal kanker payudara yang dilakukan perusahaannya. Namun awal tahun dia mengumumkan bahwa pihaknya akan menghentikan pendanaan program kesehatan payudara di Planned Parenthood. Tetapi, penyelidikan telah dilakukan bahwa Planned Parenthood telah menggunakan uang publik sebagai biaya untuk mendanai aborsi.

Di samping itu, dia juga mempekerjakan mantan kandidat gubernur Georgia Republik Karen Handel, seorang kritikus dari Planned Parenthood.

8. Michael Hervey CEO Long Island Power Authority (LIPA).

Menurut New York Times, LIPA dianggap gagal menangani badai Sandy. Kurangnya persiapan termasuk langkah-langkah dasar seperti penebangan pohon-pohon yang bisa menjatuhkan tiang listrik. Selain itu, LIPA juga dianggap gagal berkomunikasi dengan pelanggan, membiarkan telepon tak terjawab dari pelanggan. LIPA juga gagal mengirimkan kru layanan seperti yang dijanjikan. Gubernur New York Andrew Cuomo pun mengecam LIPA.

9. Robert Diamond, CEO Barclays.

Selama kepemimpinannya, dia telah memanipulasi suku bunga kredit antarbank demi keuntungannya sendiri. Selain itu saham perusahaan juga anjlok dari USD16 menjadi USD9.  Diamond juga setuju untuk membayar USD450 juta untuk regulator Inggris dan Amerika Serikat (AS) untuk menyelesaikan tuduhan sipil yang berasal dari beban bunga. Hingga saat ini, otoritas hukum masih mempertimbangkan apakah akan mengajukan tuntutan pidana terhadap Barclays dan bank lain.

10. Stuart Gulliver, CEO HSBC.

Saat memimpin bank terbesar di dunia ini, Gulliver tersangkut skandal pencucian uang. HSBC pun terkena denda senilai USD1,92 miliar. Gulliver dan jajaran manajernya diduga memuluskan transaksi keuangan para penjahat seperti kartel narkotika hingga teroris. Reputasi HSBC sebagai bank terbaik pun ambrol. (ade)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2012/12/25/213/736841/ini-10-ceo-terburuk-sepanjang-2012

Jumat, 21 Desember 2012

The Walking Dead, Game Aksi Terbaru untuk "Apple Fanboy"

 

                    The Walking Dead: Assault (Foto: Digitalspy)
 
 CALIFORNIA - Bagi Anda yang kerap mengikuti cerita The Walking Dead di serial televisi, nampaknya "The Walking Dead: Assault" dapat mengisi koleksi game Anda. Game ini secara resmi diluncurkan untuk perangkat iOS

Game mengambil alur cerita dari seri komiknya ini bermula ketika Rick Grimers terbangun di rumah sakit, dan beberapa lokasi lainnya yang terdapat di seri The Walking Dead. Demikian dilansir dari Digitalspy, Minggu (3/12/2012). 

Dalam aksinya, pemain dapat mengendalikan tim mereka dan memilih sejumlah karakter, termasuk Rick, Lori, Carl, Glenn, Andrea, Carol, Sophia, dan Dale. Setiap karakter pun dilengkapi dengan kemampuan unik dan dapat digunakan untuk bertahan hidup.

Permain dimulai dengan episode pertama "Days Gone Bye. Kemudian selanjutnya "Safety Behind Bars" dan Fear the Hunter" dengan dukungan lokasi baru, senjata, dan karakter seperti Michonne, Tyreese, dan Gubernur. 

Sebagai penghormatan kepada seri komik, The Walking Dead: Assault mengikuti visualisasi yang ada di komik - mayoritas menggunakan visualisasi hitam dan putih dengan aksen warna tambahan lainnya. 

The Walking Dean: Assault tersedia untuk iPhone, iPad, dan iPod Touch dengan harga awal USD1.99, setelah itu harga akan naik menjadi USD2.99.
 

Ini Alasan Microsoft Rombak Antarmuka Windows



            Sumber : Google

CALIFORNIA - Sistem operasi terbaru Microsoft, Windows 8, tampil dengan antarmuka yang sangat berbeda dengan pendahulunya. Julie Larson-Green, yang menggantikan Steve Sinofsky sebagai pemimpin divisi Windows pun akhirnya buka suara mengenai perombakan antarmuka itu.

Larson-Green mengatakan bahwa antarmuka baru itu merupakan produk dari perubahan lingkungan. Antarmuka Windows tradisional bisa dikatakan tidak banyak berubah dalam 25 tahun terakhir, sehingga menghadirkan antarmuka baru dianggap bisa memberikan informasi yang lebih cepat.

Menurut Larson-Green, pengguna akan lebih mudah membuka beberapa aplikasi dibandingkan versi Widnows sebelumnya. "Dengan Windows 8 ini, semuanya berubah karena yang kemungkinan Anda ingin lakukan ada di Live Tiles. Dari sana, Anda akan melihat semacam dashboard dari semuanya yang terjadi dan semua yang Anda inginkan sekaligus dalam satu tempat," kata Larson-Green, seperti dilansir dari Neowin, Senin (17/12/2012).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa layar sentuh akan menjadi faktor yang sangat penting dalam pasar PC di masa depan."Saya tidak bisa membayangkan komputer tanpa layar sentuh lagi," tuturnya.

Meski pengguna lama Windows akan mengalami masa yang sulit untuk melakukan transisi ke antarmuka baru, tapi kata Larson-Green, hal itu tidak akan berlangsung lama. Menurutnya, meski membutuhkan waktu untuk transisi, tapi orang-orang akan menyesuaikan diri dengan antarmuka Windows yang baru.

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2012/12/16/325/732923/ini-alasan-microsoft-rombak-antarmuka-windows